Berbagi informasi untuk kecerdasan bersama

Rasa Takut Pada Balita

JIKA balita memiliki rasa takut, itu merupakan hal yang wajar. Tetapi jika tidak dibantu mengatasinya, dapat menjadi fobia. Ketakutan merupakan suatu kondisi alamiah yang dialami individu didalam membantu individu tersebut untuk melindungi dirinya dari bahaya serta memberi pengalaman yang baru. Rasa takut pada balita terbatas pada ketakutan kepada hal-hal yang spesifik seperti pada anjing, kucing, gelap, atau bertemu dengan orang yang tidak dikenalnya. Tetapi sering terjadi ketakutan pada balita di “tularkan” oleh orang tua atau sekitarnya, seperti secara tidak sadar, orang tua menakut-nakuti anak untuk melarang sesuatu.


Sedangkan bentuk dari ekspresi anak didalam mengalami rasa takut dapat bermacam-macam, seperti teriak/jeritan, nangis, bersembunyi, atau pegang erat-erat orang tuanya. Tetapi rasa takut itu dapat hilang seiring dengan waktu, ketika si anak merasakan rasa aman dengan dirinya dan dengan dukungan orang tua, ketakutan tersebut dapat hilang.

Tetapi rasa takut tersebut dapat menjadi masalah jika rasa takut itu tidak teratasi dan melekat padanya sehingga mempengaruhi aktivitas sehari-hari dia, malah dapat menjadi suatu fobia, ketakutan yang berlebihan karena mengalami suatu kejadian.

Sumber : Berbagai sumber bacaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s